Jumat, 11 Desember 2009

Laporan dari Laos Mery Sabet Emas Taekwondo Sea Games Laos 2009


VIENTIANE - Mery Wandra menyelamatkan muka Indonesia dari paceklik medali emas di cabang olahraga taekwondo. Dia menyabet medali emas di kelas bantam putra setelah menghempaskan perlawanan Nacha Punthong (Thailand) 1-0, di SEA Games 2009 di Booyong Gymnasium National University, Vientiane Laos, Jumat (11/21/2009).


Kemenangan Mery terjadi di detik-detik akhir pertandingan, ketika sebuah tendanganya telak mengenai badan lawan dan pertandingan langsung berakhir. Kemenangan ini langsung dirayakan Mery di atas matras dengan berlompat-lompat kegirangan dan disambut gembira oleh kubu Indonesia termasuk Ketua Umum KONI/KOI Rita Subowo.


"Saya tidak mengira bisa mengalahkan dia, karena dia di SEA Games lalu juaranya. Saya hanya berusaha menyerang dan main tenang, ternyata saya bisa meraih emas. Bagi saya ini merupakan emas pertama di SEA Games, setelah pada SEA Games 2005 tidak meraih medali," ujar Mery usai pertandingan seperti dilaporkan wartawan okezone, Fetra Malona dari Laos.


Sayangnya, kemenangan Mery tidak diikuti taekwondoin putri, Nurul Fadlilah di kelas ferather yang kalah telak 0-13 dari taekwondoin Vietnam Nguyen Thi Hoai Thu. Begitu juga dengan Rahadewineta di kelas light yang kalah 0-3 dari taekwondoin tuan rumah Laos Tikdaphone Chamnyard. Keduanya harus puas dengan medali perak, sementara Yulius Fernando langsung tumbang di babak pertama dari taekwondoin Thailand Patiwat Thongsalap yang akhirnya meraih emas setelah di final menumbangkan Sawatvilay Phimmasone (Laos).


Karena hanya diikuti empat atlet, Yulius akhirnya meraih perak bersama Wanna Ko Ko (Myanmar). Wakil Ketua Umum PB TI Lioe Nam Khiong menuturkan memuji penampilan Mery yang tampil penuh semangat untuk bermain menghadapi taekwondoin tangguh.


"Saya memang terus memberi semangat dia, kalau dia sebenarnya bisa meraih emas, dan ternyata memang bisa. Sedangkan untuk Neta (Rahadewineta-Red), meski kalah, saya sangat salut atas penampilannya karena dalam kondisi baru sembuh dari operasi usus buntu, dia masih bisa meraih perak," ujarnya.


Sementara itu manajer taekwondo Joseph Hungan menuturkan, hasil satu emas ini meleset dari perkiraan.
"Sebenarnya tadinya kita harapkan Yulius bisa meraih emas, ternyata meleset. Besok masih ada dua atlet lagi yaitu Jason Filomeno dan Fransisca Valentina. Peluang besar untuk meraih emas ada pada Fransisca, semoga dia besok bisa mendapat emas," ucapnya.

(msy)


Sumber : Fetra Hariandja - Okezone

Poskan Komentar

Agen Allianz di Yogyakarta

hannysuzuki.com