Minggu, 21 Februari 2010

Tips Menghadapi Kegagalan untuk Atlet Taekwondoin




Setiap
atlet pasti pernah mengalami kegagalan. Kegagalan merupakan momok yang sangat menakutkan bagi kebanyakan atlet. Seperti gagal menjadi juara, gagal mencapai hasil yang diharapkan, dll. Terpulang dari "mindset" dan cara pandang kita terhadap kegagalan, apakah kita mampu memposisikan kegagalan itu sebagai hal yang wajar dan lumrah, bahwa di setiap usaha dan perjuangan pasti ditunggu dua hal penting, yaitu : berhasil atau gagal, tidak sedikit orang yang menarik kesimpulan bahwa bila sudah mengalami kegagalan, ya gagallah untuk selamanya, hingga akhirnya dia terduduk putus asa, berhenti berjuang dan menyerah, dan orang - orang yang selalu optimis memandang kegagalan itu sebagai hal yang wajar terjadi, dan saat dia melihat orang lain berhenti berusaha karena gagal. dia tetap maju berjuang dengan keyakinan bahwa kegagalan yang dialami hanyalah ketertundaan dari keberhasilan yang sedang dia kejar.

Kegagalan menjadi guru terbaik dalam upaya membenahi diri agar terdata berbagai poin - poin penting mana yang perlu diperbaiki, dan mana yang tidak boleh terulang lagi, demi makin lancarnya perjalanan menuju keberhasilan, introspeksi lah yg kita lakukan hingga bisa mengakui bahwa kegagalan itu sudah wajar terjadi dengan berbagai alasan dan penyebab yang kita peroleh setelah melakukan introspeksi tadi, untuk selanjutnya kita berusaha dan berjuang lagi dengan strategi yang lebih baik dari sebelumnya, bagaimanapun, dampak psikologis akibat mengalami kegagalan tergantung dari cara pandang terhadap kegagalan itu sendiri, bila memang berhenti berusaha setelah mengalami kegagalan, maka dimungkinkan dia akan traumatis seumur hidup,
sebaliknya, bagi orang - orang yang berjiwa besar, maka kegagalan akan merupakan guru terbaik sekaligus menjadi cambuk dan motor penggerak untuk mengejar cita - cita atau keberhasilan, dan bagi orang - orang yang memiliki cara pandang seperti ini, mereka menganggap bahwa kegagalan hanyalah suatu keberhasilan yang tertunda.

Dan hanya orang - orang yang selalu ber "positive thinking" yang mempu mempolapikirkan bahwa kegagalan hanyalah suatu keberhasilan yang tertunda,

" the POSITIVE THINKER sees THE INVISIBLE, feels the INTANGIBLE and ACHIEVES the IMPOSSIBLE"

Berikut ini bebarapa tips mengatasi perasaan gagal :
1. Tetapkan tindakan anda.
Dalam keadaan apapun, anda tetap bisa memilih tindakan. Saat gagal anda bisa memilih untuk ambruk, berteriak atau mengubah kebiasaan lama dan mencari jalan untuk mengatasi masalah yang tengah anda hadapi.

2. Bersikap lebih fleksibel.
Kehidupan tidak selalu seperti yang diharapkan. Apabila anda dapat menyesuaikan diri dengan situasi, maka ketegangan anda akan berkurang.

3. Kembangkan tindakan yang kreatif.
Tanyakan pada diri sendiri "kesempatan apa bagi saya di sini?. Jalan yang mana yang akan terbuka bagi saya?"

4. Evaluasi setiap situasi.
Pikirkan segala tindakan sebelum bertindak, agar bisa didapatkan pemecahan masalah yang terbaik. Evaluasilah mengenai usahamu selama ini, apa yang perlu dirubah.

6. Lihat sisi positif.
Kegagalan memang merupakan pengalaman yang menyakitkan. Tetapi daripada memikirkan kerugian yang anda alami, lebih baik fokuskan pada apa yang telah anda pelajari.

7. Bertanggung jawab.
Jangan salahkan orang lain jika gagal, tapi perhatikan baik-baik masalahnya dan cobalah memahaminya. Tanyakan pada diri anda bagaimana cara mengatasinya?.

8. Jaga keseimbangan.
Kegagalan dapat mempengaruhi kita secara emosional, yang berdampak terhadap tindakan kita. Karena itu, sebelum dihadang kegagalan, mulailah berlatih untuk saling membantu dengan teman.

9. Pelihara selera humor.
Humor dan tertawa memang tidak segera memecahkan masalah, tetapi akan membantu kita melihat masalah secara perspektif. Hal itu bagaikan cahaya dalam kegelapan.


Jangan menyerah,
Salam taekwondoin



=dari berbagai sumber=

Poskan Komentar

Agen Allianz di Yogyakarta

hannysuzuki.com