Kamis, 05 November 2009

Nikmatnya Ikut Taekwondo Saat Ini…


Wah kok diamati ternyata angkatan Taekwondo sekarang ini enak banget…Apalagi di Yogyakarta…Banyangin ujian kenaikan tingkat dilakukan 3 bulan sekali…Dalam 2 tahun bisa sabuk merah…Padahal dulu ujian kenaikan tingkat dilakukan dalam 6 bulan sekali…

Tapi yang harus diingat adalah warna sabuk harus sesuai kualitas lho…Jangan sampai berbanding terbalik dengan kualitas…

Jangan jenuh-jenuh berlatih ya sob…Semangat terus…

Salam Taekwondoin…

=hanny=

Rabu, 04 November 2009

Ayo Latihan Split…


Memang tiap Taekwondoin dibekali kelebihan yang unik…Ada yang masih sabuk putih, masih kecil lagi, bisa melakukan split dengan sempurna…Ada juga yang kesulitan walaupun udah menyandang sabuk hitam sekalipun…

Lalu fungsi split itu apa sih? Split adalah usaha untuk melakukan pelenturan otot kaki kita…Otot kita akan terbiasa menyesuaikan diri apabila kita akan menendang tinggi…Tapi latihan split ini juga harus diimbangi dengan latihan menendang sansak…agar selain tinggi tendangan kita, tendangan kita juga akan memiliki power…

Bagaimana cara melatih split? Pertama buka kaki kita selebar yang kita bisa…Secara perlahan-lahan, dorong pantat kita agar kaki kita terbuka lebih lebar…Jangan dipaksakan…Split tidak bisa instan…perlu latihan yang rutin…Ulangi langkah tersebut setiap hari, jangan pas latihan di dojang aja…

Ingat kalau umur kita sudah di atas 20an…kita akan kesulitan untuk melakukan split secara sempurna…Jadi latihlah terus…Dan untuk wanita…harus pelan-pelan karena sangat berbahaya bagi organ kewanitaan jika melakukan split dengan dipaksakan atau dengan tiba-tiba tanpa melakukan pemanasan terlebih dahulu…

Maih belum bisa? Yang sabar dong…tekunlah berlatih…

Salam Taekwondoin…

=hanny=

Selasa, 03 November 2009

Kerja Keras Adalah Energi Kita


Pertamina salah satu BUMN di Indonesia, membuat gebrakan besar dengan ikut mensponsori Doni Tata Pradita di World GP 250 cc (Motogp). Kenapa saya sebut gebrakan besar? Karena Pertamina berani mendukung Doni yang berada di Tim Yamaha Pertamina Indonesia sebagai wild card. Motor Yamaha Doni yang tidak kompetitif, sulit bersaing di barisan depan, bahkan target utama Doni hanya mampu finish saja sudah cukup.

Tahun 2008 lalu, Doni diberi kesempatan untuk turun satu musim penuh. Namun Doni hanya mampu fight di barisan belakang, bahkan sering di overlap pembalap lainnya.

Tapi bagaimanapun juga, kita wajib memberikan apresiasi tinggi pada Pertamina yang tanpa ragu memberi dukungannya pada Doni, untuk mengharumkan nama bangsa di kancah World GP. Dengan motor yang tidak kompetitif, hal ini dapat membuat image Pertamina menurun, karena Doni hanya mampu fight di barisan belakang. Lain halnya dengan Petronas yang beruntung dapat mensponsori tim papan tengah F 1, bahkan sekarang ikut mensponsori Tim Fiat Yamaha Motogp. Atau Shell yang mendukung Casey Stoner di Tim Ducati. Tetapi sekali lagi, Pertamina memilih untuk mengesampingkan image mereka, demi mendukung atlet Indonesia di kejuaraan dunia. Salah satu langkah yang berani sekaligus membuktikan rasa nasionalisme Pertamina terhadap Indonesia.

Bukannya tanpa kerja keras, Doni bertanding di GP 250 cc. Timnya pun bekerja keras membangun motor Doni agar kompetitif. Salah satunya dengan melakukan upgrade sparepart motor Doni, dan menyewa mekanik Eropa untuk menangani motor Doni.

Ukuran keberhasilan bukan dari hasil, melainkan semangat kerja keras kita, dan yang terpenting adalah membawa Sang Merah Putih ke pentas dunia.

Kerja Keras Adalah Energi Kita.”

==hanny==