Jumat, 29 Agustus 2014

Saran Miss USA untuk Atasi Ancaman Pemerkosaan



 Saran Miss USA untuk Atasi Ancaman Pemerkosaan





BATON ROUGE, KOMPAS.com -- Miss USA yang baru terpilih, Nia Sanchez, mengatakan, perempuan perlu belajar bela diri untuk terhindar menjadi korban pemerkosaan di lingkungan pendidikan mereka.

Hal ini diungkap Sanchez seiring meningkatnya kasus pemerkosaan yang menimpa para pelajar. Campus rape merupakan istilah untuk tindak pemerkosaan terhadap para pelajar yang tengah memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Sanchez menyebut hal ini sangat mendesak buat para wanita untuk menjaga segala kemungkinan.

Miss USA berusia 24 tahun ini berasal dari Las Vegas, Nevada. Ia merupakan pemegang sabuk hitam Dan 4 taekwondo, ilmu bela diri asal Korea, yang dipelajari sejak usia 8 tahun.

Sanchez menyebut ia pernah tinggal di pusat penampungan wanita bersama ibunya dan sejak usia 8 tahun mempelajari taekwondo untuk meningkatkan kepercayaan diri dan sebagai bela diri.

Setelah dewasa, ia kemudian menjadi tenaga sukarela di sebuah tempat penampungan wanita dan "menurunkan" ilmu yang dimilikinya kepada para wanita yang tinggal di sana.

"Saya merasa perlu mengenalkan hal tersebut karena saya memang pernah tinggal di sana," lanjut Sanchez. Sebagai seorang Miss USA, ia berharap akan menularkan kegairahan dan pengetahuannya tentang bela diri ke seluruh negeri.



Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2014/06/09/1504287/Saran.Miss.USA.untuk.Atasi.Ancaman.Perkosaan

Rabu, 19 Februari 2014

Atlet Taekwondo Turki Tewas Usai Bertanding





ANKARA, Kompas.com - Atlet taekwondo Turki, Seyithan Akbalik tewas setelah sempat jatuh pingsan saat mengikuti sebuah turnamen di Luxor, Mesir, Sabtu (15/02/2014).
Akbalik yang barus berusia 21 tahun jatuh pingsan saat menghadapi taekwondoin asal Slovenia. Diduga ia mengalami serangan jantung dan meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit.
Menurut pengurus taekwondo Turki, Ramazan Ercin, Akbalik mengikuti turnamen di Luxor dalam usahanya untuk lolos kualifikasi ke Olimpiade Rio De Janeiro 2016.
Akbalik yang turun di kelas 63 kilogram meruapkan bagian dari tim Turki yang mengirimkan 13 atlet. "Seyithan (Akbalik) merupakan atlet yang sukses dan pernah menjadi juara Eropa untuk remaja. Kami sangat kehilangan dia."

Sumber : http://olahraga.kompas.com/read/2014/02/16/2142307/Atlet.Taekwondo.Turki.Tewas.Usai.Bertanding

Kamis, 03 Januari 2013

YUTI bantu mantan Taekwondo nasional yang alami musibah



Mantan atlet taekwondo nasional dan aktor laga, Lam Ting, mengalami musibah yang menyebabkan kebutaan di bagian mata sebelah kirinya.
Musibah tersebut berawal ketika pemeran aktor laga Saur Sepuh, dan Deru Debu tersebut saat tengah menjalani proses syuting untuk sebuah sinetron.
Informasi yang dihimpun dari Yayasan Universal Taekwondo Indonesia (YUTI) dan UTI Pro, Lam Ting terkena musibah tanggal 20 Desember lalu. Ketika melakukan adegan laga, tiba-tiba mata di bagian sebelah kiri terkena payung yang mengakibatkan luka.
Lam Ting, sebenarnya sempat dilarikan ke salah satu Rumah Sakit spesialis mata di Jakarta pada tanggal 21 Desember.
"Lam Ting sebelumnya sempat dirawat. Namun, setelah berkonsultasi dengan Susan (Istri Lam Ting) akhirnya Pak Lioe Nam Khiong (pendiri YUTI dan UTI Pro) memutuskan untuk segera membawanya ke Rumah Sakit Gleneagles di Penang, Malaysia," kata Humas YUTI dan UTI Pro Firmansyah "Yongki" Gindo.
Langkah Cepat dari pembina YUTI dan UTI Pro Grand Master Lioe Nam Khiong, yang langsung memutuskan untuk membawa Lam Ting ke rumah sakit di Penang Malaysia, membuahkan hasil. Pada tanggal 26 Desember 2012, Lamting telah menjalani perawatan secara khusus di rumah sakit Gleneagles, Penang atas biaya dari Yayasan Univeral Taekwondo Indonesia, YUTI.
"Berkat keputusan singkat yang dilakukan Pak Lioe, Lam Ting berhasil menjalani Operasi di Penang, Malaysia dan alhamdulillah kini sudah berada kembali di Jakarta," kata Yongki.
Menurutnya lagi, langkah ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab YUTI dan UTI Pro terhadap kesinambungan nasib atlet dan mantan atlet taekwondo.
"Ini bentuk tanggung jawab Yayasan Universal Taekwondo Indonesia. yakni, lebih memperhatikan nasib atlet dan mantan atlet yang bernaung di bawah YUTI dan UTI Pro," tukasnya.
Lam Ting adalah merupakan atlet taekwondo kelahiran Bandung 17 April 1964. Prestasinya sebagai atlet cukup menjulang di Tanah Air. Pada dekade 1984-1993 Lam Ting adalah "Raja " kelas welter.
Sejumlah medali pun dia sabet di berbagai ajang internasional seperti emas di SEA Games 1987, perak di Asian Games 1986, hingga perunggu pada kejuaraan dunia di Jerman pada 1989. Ketika Usianya menginjak 28 tahun, Lam Ting justru mundur dari arena taekwondo. (esa/atg)

Sumber: Bola.net